Ada Temuan Buah Rusak dan Kue Berjamur Jadi Sajian Menu SPPG Tadangpalie Pinrang, Mitra: Itu Human Error

Ada Temuan Buah Rusak dan Kue Berjamur Jadi Sajian Menu SPPG Tadangpalie Pinrang, Mitra: Itu Human Error

AA
Andi Ade Agsa

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Pinrang -- Sajian menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk 3B (Balita, Busui, Bumil) yang Diduga diedarkan oleh dapur SPPG Tadangpalie Kabupaten Pinrang Senin 16 Februari, kini tersorot. Sebab, ditemukan bahwa buah yang digunakan telah rusak dan kuenya pun berjamur.

Ahli Gizi (AG) Dapur SPPG Tadangpalie Kabupaten Pinrang, Nurhayati Muslimin, memberikan klarifikasi terkait temuan buah rusak dan roti/kue yang diduga berjamur.

Ia menegaskan bahwa seluruh bahan baku yang digunakan di dapur SPPG berasal dari mitra dan proses pemesanan dilakukan langsung oleh admin dari pihak mitra.

Nurhayati menjelaskan bahwa sebelum digunakan, bahan-bahan tersebut telah melalui proses sortir.

“Sudah disortir dan sudah konfirmasi sama mitra. Katanya barang baru, fresh, kemarin dibuatkan untuk kuenya,” ujarnya, Senin 16 Februari 2026.

Namun, ia mengakui adanya kelalaian internal sehingga produk yang bermasalah tersebut sempat lolos dari pengawasan. Temuan itu terungkap setelah PIC 3B mendokumentasikan kondisi bahan yang diduga berjamur.

"Itu human error, tidak disengaja. Untung tadi difotokan, jadi langsung kami konfirmasi dan saya minta maaf karena ada yang lolos seperti itu," katanya.

Terkait kondisi bahan yang berjamur, Nurhayati telah mempertanyakan kualitas produk yang diklaim baru tersebut kepada admin mitra.

Ia menyebut penyimpanan dilakukan di tempat dingin atau ruang pendingin, sehingga kecil kemungkinan kerusakan disebabkan oleh faktor suhu dapur.

"Kalau berjamur, itu beda kasusnya. Bukan karena penyimpanan terlalu panas atau dalam plastik. Saya sudah tanya ulang, itu barang baru atau bukan,” tegasnya.