Performa Pertanian Pinrang Moncer, Produksi Padi 2025 Tembus 688 Ribu Ton GKP

Performa Pertanian Pinrang Moncer, Produksi Padi 2025 Tembus 688 Ribu Ton GKP

AA
Andi Ade Agsa

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Pinrang -- Sektor pertanian Kabupaten Pinrang kembali menunjukkan performa yang menggembirakan. Data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Pinrang mencatat total produksi mencapai 688 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP)

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudy, menyampaikan, progres panen padi tahun 2025 telah mencapai 97 persen dari total luas baku sawah seluas 50.877 hektar.

Ada pun produktivitas rata-rata lahan di pinrang, tambahnya, mencapai 7,5 ton per hektar, angka yang dinilai tergolong tinggi dan menunjukkan kualitas budidaya padi yang semakin membaik.

"Dengan produktivitas tersebut, total produksi kita pada tahun 2025 mencapai 688.000 ton GKP. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 636.712 ton GKP,” jelas Andi Sinapati pada agenda Pesta Panen Padi Indeks Pertanaman (IP) 300, di Desa Mattiro Tasi, Senin 29 Desember 2025.

Di tempat yang sama, Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid menyatakan capaian ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Ia pun mengapresiasi kerja keras para petani serta dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memaksimalkan program IP 300.

"Ini adalah capaian yang membanggakan. Berkat kerja keras kita semua serta dukungan dari pusat dan provinsi, program IP 300 bisa dimaksimalkan. Hasilnya, produksi pertanian kita meningkat 8,4 persen. dibanding tahun lalu," bebernya.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah, dalam kesempatan tersebut Bupati Pinrang pun menyerahkan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Bantuan yang bersumber dari Gubernur Sulsel tersebut meliputi traktor, kultivator, mesin pompa air, hingga bibit unggul untuk menunjang produktivitas petani ke depannya.

Tidak hanya bagi petani, apresiasi juga diberikan kepada tenaga pendamping di lapangan. Berupa kendaraan sepeda motor kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang dinilai berprestasi dalam mengawal program pertanian di wilayah Kabupaten Pinrang.