Bulog Pinrang Komitmen Jaga Kualitas Beras Bantuan, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Bulog Pinrang Komitmen Jaga Kualitas Beras Bantuan, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

AA
Andi Ade Agsa

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Pinrang – Perum Bulog Cabang Pinrang berkomitmen menjaga kualitas beras yang disalurkan dalam program bantuan pangan pemerintah.

Karena itu, setiap laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti guna memastikan bantuan yang diterima sesuai standar yang telah ditetapkan.

Bulog Pinrang juga membantah tudingan bahwa beras bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi rusak secara masif sebagaimana isu yang beredar di media sosial dan menjadi materi aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa.

Pimpinan Cabang Bulog Pinrang Faizal Jafar mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran langsung terkait video yang memperlihatkan kondisi beras bantuan yang diklaim berasal dari Desa Basseang, Kecamatan Lembang.

Menurut Faizal, hasil konfirmasi kepada pendamping kecamatan maupun aparat desa tidak menemukan adanya laporan resmi dari masyarakat terkait kualitas beras bantuan yang diterima.

"Kami sudah melakukan konfirmasi kepada pendamping kecamatan dan petugas desa. Tidak ada keluhan dari warga Desa Basseang terkait beras bantuan tersebut," kata Faizal, Selasa (2/6/2026).

Ia menilai video yang beredar justru menampilkan beras dengan karakteristik yang masih sesuai standar beras medium yang menjadi ketentuan bantuan pangan pemerintah.

"Kalau diperhatikan, kualitas beras dalam video tersebut merupakan beras medium dan kondisinya putih sesuai ketentuan beras bantuan pemerintah. Video itu seolah-olah dibuat untuk merugikan Bulog, padahal kualitas beras yang ditampilkan masih sesuai standar," ujarnya.

Faizal menegaskan bahwa seluruh beras bantuan yang disalurkan Bulog berasal dari stok yang telah melalui proses pemeriksaan kualitas sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa respons masyarakat di lapangan tidak sepenuhnya seperti yang digambarkan dalam isu yang berkembang. Bahkan, terdapat penerima bantuan yang justru menanyakan jadwal penyaluran berikutnya.