Lebih parahnya lagi, kondisi ini memaksa sebagian petani melepas gabah ke tengkulak dengan harga miring.
“Ya begini kalau Bulog lambat loading. Daripada rusak, lebih baik dijual cepat,” imbuh Rusdi.
Sementara itu, Ketua PP-KPMP, Anmar, menyarankan Bulog tak hanya siaga, tapi juga lincah dan jangan sampai gagal tanggap.
"Armada angkut harus siap, gudang jangan sampai penuh, dan sistem penyerapan harus masuk sampai desa-desa. Jangan cuma semangat di atas kertas,” tegasnya.
Ia juga mendorong Bulog memperluas jaringan mitra agar tak kewalahan saat musim panen.
“Banyak petani kecewa. Masa panen raya malah jadi musim panen keluhan,” sindirnya.










