Gedung PKK Pinrang Jarang Difungsikan namun Disuntik Rp1,5 Miliar, Pengamat: Pemkab Tidak Peka

Gedung PKK Pinrang Jarang Difungsikan namun Disuntik Rp1,5 Miliar, Pengamat: Pemkab Tidak Peka

AA
Andi Ade Agsa

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Pinrang -- Gedung PKK di Bumi Lasinrang bakal dipercantik. Kendati jarang difungsikan, anggaran sebesar Rp1,5 miliar bakal digunakan untuk memoles gedung itu.

Pengamat Pemerintahan Unhas, Muh. Tang, mengungkapkan, di masa pandemi dan era sulit seperti sekarang, pemerintah idealnya mengatur skala prioritaskan dalam menggunakan APBD. Apalagi, jika sampai menyedot anggaran yang tidak kecil.

"Kita perlu pertanyakan kepekaan Pemkab. Apalagi itu sudah miliaran. Sudah jelas, kalau Pemkab tidak peka. Dimana rasa keadilannya kok tiba-tiba ada anggaran rehab yang besar begitu," imbuhnya, Senin 30 Agustus 2021.

Di sisi lain, ia menilai tidak ada yang mendesak untuk perbaikan gedung PKK. Selama ini PKK misalnya bisa memakai aula kantor bupati untuk berbagai kegiatan. Ditambah lagi, gedung tersebut memang sangat jarang digunakan.

"PKK juga bukan SKPD kan. Tidak ada fungsi pelayanan di situ, sehingga di momen krisis seperti sekarang sayang sekali jika diberi atensi dengan anggaran sebesar itu," nilainya.

Terkait kritikan itu, Sekda Pinrang, Andi Budaya menjelaskan, gedung PKK sudah mendesak untuk diperbaiki. Sebab kondisinya dinilai sudah rusak. Sementara di sisi lain aktivitas PKK membutuhkan tempat.

"Itu sudah rusak berat dan bocor," jelasnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan,jika anggaran berkisar Rp1,5 miliar tersebut bukan untuk dilakukan rehabilitasi total. Namun, itu hanya untuk sejumlah perbaikan saja.

"Iya bukan rehab total, sebab anggaran juga terbatas," tutupnya.