Ratusan Sapi Terjangkit PMK di Pinrang, Pemkab Genjot Vaksinasi

Terkini.id, Pinrang — Ratusan sapi di Pinrang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Jika tak ditindaki, bisa menyebar kemana-mana. Makanya, Pemkab melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan sedang menggenjot vaksinasi untuk sekitar 30-an ribu populasi sapi.

Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Penyuluhan Dinas Peternakan dan Perkebunan Pinrang drh. Elvi Martina Martina, mengungkapkan, hingga kemarin pihaknya mencatat ada sebanyak 100 sapi yang telah terjangkit PMK.

“Nah dari 100 sapi itu, ada 27 yang sembuh. Lalu 8 dipotong bersyarat, 1 mati. Jadi sisanya ada 64 sapi,” rincnya, Kamis 15 September 2022. 

Baca Juga: KPMP Soroti Proses Rekrutmen Panwascam di Pinrang

Evi bertutur, 64 kasus yang masih tersisa itu kini masih dipantau dan diberikan penangan rutin. Sapi-sapi yang masih positif PMK itu pun dilakukan 3 kali pengecekan, termasuk pemberian vitamin, antibiotik dan penambah nafsu makan.

“Untuk kasus ini, semua terfokus di Kecamatan Suppa. Belum ada laporan dari kecamatan lain,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Punya Dokumen Kependudukan untuk Sekolah di Pinrang, Segera Laporkan

Vaksinasi, kata dia, merupakan jalan terbaik. Kendati terbatas vaksinnya, tetap harus dilakukan. Sejauh ini, pihaknya mencatat telah melakuan vaksinasi terhadap 1.975 ekor sapi.

“Untuk total populasi sendiri ada 30-an ribu lebih ekor sapi. Karena vaksin ini terbatas, dilakukan skala prioritas terlebih dahulu. Makanya vaksinnya dilakukan di daerah perbatasan. Seperti Kecamatan Suppa dan Patampanua,” urai Evi

Bagikan